Pernah makan sukun goreng atau keripik sukun? Mungkin rata-rata banyak orang akan berkata "pernah". Tapi godok sukun, mungkin tidak semua orang pernah mencicipinya. Sore ini mencoba untuk membuat godok sukun dari sukun yang sudah masak akibat lambat dieksekusi. Sukun yang dicampur dengan tepung dan sedikit garam halus kemudian dijadikan adonan bulat-bulat dan akhirnya digoreng menjadi santap sore ini. Ditemani sepiring kecil juruh (makanan khas terbuat dari nira kelapa) dan secangkir teh goyang tanpa gula. Rasa sukun yang manis dicampur dengan sedikit garam serta tepung ini terasa cukup lezat . Cocok dihidangkan dengan teh tanpa gula karena sudah cukup manis apalagi dimakan oleh orang-orang yang manis.
Godok sukun goreng ini cukup mengenyangkan karena banyak mengandung karbohidrat, jadi disarankan untuk tidak lagi mengkonsumsi nasi karena buah sukun mengandung gizi yang cukup tinggi.
Dari satu buah sukun yang beratnya sekitar 1.500 gram, diperoleh daging buah yang dapat dimakan sekitar 1.350 gram dengan kandungan karbohidrat sekitar 365 gram. Diperkirakan sekali makan per- orang diperlukan sekitar 150 gram beras (setara dengan 117 gram karbohidrat), sehingga satu buah sukun dapat dikonsumsi sebagai pengganti beras untuk 3-4 orang. (sumber google.com)
Sukun atau di Eropa dikenal dengan nama "Breadfruit"(buah roti) adalah tanaman hutan yang memiliki tekstur yang halus dan lembut, terdapat hampir di seluruh nusantara. Asal-usul sukun (Artocarpus altilis) diperkirakan dari Kepulauan Nusantara sampai Papua yang kemudian menyebar ke pulau-pulau di Pasifik. Dari sana kemudian menyebar ke daerah tropis lainnya. (google.com)
Selain buahnya, daun sukun juga di-klaim bisa menyembuhkan berbagai penyakit seperti : ginjal, diare, dan lain-lain.
Kembali ke godog goreng, pembaca.
Godog sukun yang dimakan sore ini dan sukun goreng yang dimakan 2 hari yang lalu adalah sukun yang diambil dari pohon yang tumbuh diseputar tanah rumah mama Meskipun tidak dipelihara, tumbuhan ini tumbuh subur dan selalu memberikan buahnya. Lebat.
Menikmati godog sukun goreng bersama keluarga sambil menikmati sore yang indah dan dihibur oleh tayangan "Tukang Ojek Pengkolan". Sungguh nikmat yang patut untuk disukuri.
"Fabiayyi ala irobbikuma tukazziban" dan nikmat manakah lagi yang akan kau dustakan.
Btw, selain godog, keripik, dan daunnya bisa dijadikan obat, adakah pembaca yang tahu manfaat dari pohon dan buah sukun ini.
Tinggalkan "komen" di kolom komentar, ya....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar